Kamis, 24 Maret 2016

PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MEREBUT IRIAN BARAT

Edit Posted by with No comments




   A. Latar Belakang Pembebasan Irian Barat
Pengembalian Irian Barat menjadi masalah penting bagi pemerintah Indonesia sejak tahun 1950, yaitu satu tahun setelah penandatanganan KMB. Salah satu isi perjanjian tersebut adalah Belanda akan menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia satu tahun setelah pengakuan kedaulatan. Keputusan tersebut tidak pernah ditepati oleh Belanda. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia berjuang dengan segala cara untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda.
B. Perjuangan Pembebasan Irian Barat
Dalam subbab A telah dijelaskan alasan perjuangan pembebasan Irian Barat. Dalam upaya pembebasan tersebut, bangsa Indonesia menggunakan dua cara. Tahap pertama dengan cara diplomasi, baik dengan Belanda maupun dalam forum internasional. Sedang tahap kedua dengan cara konfrontasi baik konfrontasi politik, ekonomi, maupun militer. Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap masingmasing
tahap tersebut.
1. Perjuangan Merebut Irian Barat melalui Diplomasi 
Sekalipun pada tanggal 17 Agustus 1950 terjadi perubahan ketatanegaraan di Indonesia dari RIS menjadi NKRI, tetapi masalah Irian Barat belum terselesaikan. Berikut ini beberapa langkah diplomasi dalam penyelesaian Irian Barat.
a. Tanggal 4 Desember 1950 diadakan konferensi Uni Indonesia Belanda. Dalam konferensi itu Indonesia mengusulkan agar Belanda menyerahkan Irian Barat secara de jure. Namun ditolak oleh Belanda.
b. Pada bulan Desember 1951 diadakan perundingan bilateral antara Indonesia dan Belanda. Perundingan ini membahas pembatalan uni dan masuknya Irian Barat ke wilayah NKRI, namun gagal.
c. Pada bulan September 1952, Indonesia mengirim nota politik tentang perundingan Indonesia Belanda mengenai Irian Barat, namun gagal.
d. Perjuangan Diplomasi Tingkat Internasional
1) Dalam Konferensi Colombo bulan April 1954, Indonesia memajukan masalah Irian Barat. Indonesia berhasil mendapat dukungan.
2) Pada tahun 1954 Indonesia mengajukan masalah Irian Barat dalam sidang PBB. Namun mengalami kegagalan karena tidak memperoleh dukungan yang kuat.
3) Dalam KAA tahun 1955 Indonesia mendapat dukungan dalam masalah Irian Barat. Hingga tahun 1956, perundingan antara Indonesia dan Belanda mengenai masalah Irian Barat mengalami kegagalan. Karena mengalami kegagalan dan tidak ada itikad baik dari Belanda untuk menyelesaikannya, maka pemerintah Indonesia mengambil jalan konfrontasi.
2. Perjuangan melalui Konfrontasi 
Pemerintah Indonesia secara bertahap mulai mengambil langkah yang konkrit dalam pembebasan Irian Barat. Langkah-langkah tersebut dilakukan melalui konfrontasi ekonomi, politik, dan militer.
a. Konfrontasi Ekonomi
Sejak tahun 1957 Indonesia melancarkan aksi konfrontasi dalam upaya pembebasan Irian Barat. Jalan konfrontasi yang pertama ditempuh adalah konfrontasi bidang ekonomi. Bentuk konfrontasi ekonomi dilakukan dengan tindakan-tindakan berikut.
1) Nasionalisasi de javasche Bank menjadi Bank Indonesia tahun 1951.
2) Pemerintah Indonesia melarang maskapai penerbangan Belanda (KLM) melakukan penerbangan dan pendaratan di wilayah Indonesia.
3) Pemerintah Indonesia melarang beredarnya terbitan berbahasa Belanda.
4) Pemogokan buruh secara total pada perusahan-perusahaan Belanda di Indonesia yang memuncak pada tanggal 2 Desember 1957.
5) Semua perwakilan konsuler Belanda di Indonesia dihentikan mulai 5 Desember 1957 Pada saat itu juga dilakukan aksi pengambilalihan
atau nasionalisasi secara sepihak terhadap perusahaan-perusahaan Belanda di Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain Netherlandsche Handel Maatscappij (NHM) menjadi Bank Dagang Negara, Bank Escompto, dan percetakan de Unie.
Tindakan Indonesia yang mengambil alih seluruh modal dan perusahaan Belanda menimbulkan kemarahan Belanda, bahkan negara-negara Barat sangat terkejut atas tindakan Indonesia tersebut. Akibatnya hubungan Indonesia-Belanda semakin tegang, bahkan PBB tidak lagi mencantumkan masalah Irian Barat dalam agenda sidangnya sejak tahun 1958.
b . Konfrontasi Politik
a. Pada tahun 1956 secara sepihak Indonesia membatalkan hasil KMB yang dikukuhkan dalam UU No 13 tahun 1956. Kemudian untuk mengesahkan kekuasaannya atas Irian Barat 
b. 17 Agustus 1956 - pemerintah Indonesia membentuk Provinsi Irian Barat dengan ibukotanya Soa Siu. Wilayahnya meliputi wilayah yang diduduki Belanda serta daerah Tidore, Oba, Weda, Patani, dan Wasile. Gubernurnya yang pertama adalah Zainal Abidin Syah.
c. Dibentuk Partai Persatuan Cenderawasih dengan tujuan untuk dapat segera menggabungkan wilayah Irian Barat ke dalam RI.
d. 4 Januari 1958 - pemerintah membentuk Front Nasional Pembebasan Irian Barat (FNPIB). Dengan tujuan mengerahkan massa dalam upaya pembebasan Irian Barat. 
e. 17 Agustus 1960 - Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda

c . Konfrontasi Militer
Untuk meningkatkan perjuangan, Dewan Pertahanan Nasional merumuskan Tri Komando Rakyat (TRIKORA) yang dibacakan Presiden Soekarno tanggal 19 Desember 1961 di Yogyakarta.
Berikut ini isi lengkap Trikora.

TRI KOMANDO RAKYAT
Kami Presiden Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia dalam rangka
politik konfrontasi dengan Belanda untuk membebaskan Irian Barat, telah memberikan
instruksi kepada Angkatan Bersenjata untuk pada setiap waktu yang kami akan tetapkan
menjalankan tugas kewajiban membebaskan Irian Barat Tanah Air Indonesia dari belenggu
kolonialisme Belanda.
          Dan kini, oleh karena Belanda masih tetap mau melanjutkan kolonialisme di tanah air kita
Irian Barat, dengan memecah belah Bangsa dan Tanah Air Indonesia, maka kami perintahkan
rakyat Indonesia, juga yang berada di daerah Irian Barat, untuk melaksanakan Tri Komando
sebagai berikut.
1. Gagalkan pembentukan “Negara Boneka Papua” buatan Belanda kolonial.
2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia.
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan
Tanah Air dan Bangsa.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Yogyakarta, 19 Desember 1961
Presiden/Pangti APRI/PBR/Panglima
Besar KOTI Pembebasan Irian Barat
Soekarno.

Sebagai tindak lanjut dari Trikora, pemerintah mengambil langkah-langkah berikut.
1) Membentuk Provinsi Irian Barat gaya baru dengan ibukota Kota Baru.
2) Membentuk Komando Mandala Pembebasan Irian Barat pada tanggal 13 Januari 1962. Sebagai Panglima Komando Mandala ditunjuk Mayjen Soeharto. Markasnya berada di Makasar. Berikut ini tugas Komando Mandala Pembebasan Irian Barat.
1) Merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi-operasi militer.
2) Menciptakan daerah bebas secara defacto atau mendudukkan unsur kekuasaan RI di Irian Barat. 
Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, maka Panglima Mandala menyusun strategi Panglima Mandala. Berikut ini tahapan-tahapan dalam strategi Panglima Mandala tersebut.
1) Sampai tahun 1962, fase infiltrasi dengan memasukkan 10 kompi sekitar sasaran tertentu.
2) Awal tahun 1963, fase eksploitasi dengan mengadakan serangan terbuka terhadap induk militer lawan, dan menduduki semua pos pertahanan musuh.
3) Awal tahun 1964, fase konsolidasi dengan mendudukkan kekuasaan-kekuasaan RI secara mutlak di seluruh Irian Barat. 
Pada tanggal 15 Januari 1962 terjadi peristiwa Laut Aru. Ketiga MTB yaitu MTB RI Macan Tutul, MTB RI Harimau, dan MTB Macan Kumbang diserang oleh Belanda dari laut dan udara. Ketika itu ketiga kapal sedang mengadakan patroli di Laut Aru. Komodor Yos Sudarso segera mengambil alih komando MTB Macan Tutul dan memerintahkan kedua MTB lainnya mundur untuk menyelamatkan diri. Dalam pertempuran tersebut, akhirnya MTB Macan Tutul bersama Kapten Wiratno dan Komodor Yos Sudarso terbakar dan tenggelam. Dalam rangka konfrontasi, pemerintah mengadakan operasi militer. Operasi militer yang dilaksanakan antara lain Operasi Serigala (di Sorong dan Teminabuan), Operasi Naga (di Merauke), Operasi Banteng Ketaton (di Fak-Fak dan Kaimana), dan Operasi Jaya Wijaya. Operasi yang terakhir dilaksanakan adalah Operasi Wisnumurti. Operasi ini dilaksanakan saat penyerahan Irian Barat kepada RI tanggal 1 Mei 1963. Pada tanggal yang sama Komando Mandala juga secara resmi dibubarkan.
C. Pelaksanaan Pepera di Irian Barat
Konfrontasi Indonesia dengan Belanda mengenai Irian Barat mendapat perhatian dunia. Badan PBB pun mulai menunjukkan perhatiannya 
dengan mengutus Ellsworth Bunker (seorang diplomat Amerika Serikat) untuk menengahi perselisihan antara Indonesia dan Belanda. Bunker mengajukan rencana penyelesaian Irian Barat yang terkenal dengan nama Rencana Bunker (Bunker’s Plan). Berikut ini isi Rencana Bunker.
1. Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia melalui UNTEA.
2. Rakyat Irian Barat harus diberi kesempatan untuk menentukan pendapat, apakah ingin memisahkan diri atau tetap bersatu dengan RI.
3. Pelaksanaan penyelesaian Irian Barat selesai dalam jangka waktu dua tahun.
4. Untuk menghindari bentrokan fisik di antara pihak yang bersengketa diadakan masa peralihan di bawah pengawasan PBB selama satu tahun. 
Pemerintah RI menyetujui usul tersebut, namun Belanda menolaknya. Amerika Serikat yang semula mendukung posisi Belanda, berbalik menekan Belanda agar mau berunding dengan Indonesia. Akhirnya pada tanggal 15 Agustus 1962, Belanda bersedia berunding dengan Indonesia. Perundingan itu menghasilkan kesepakatan yang diberi nama Perjanjian New York.
Berikut ini isi Perjanjian New York.
1. Penghentian permusuhan.
2. Setelah persetujuan disahkan, paling lambat 1 Oktober 1962 UNTEA menerima Irian Barat dari Belanda. Sejak saat itu, bendera Belanda diturunkan dan diganti dengan bendera PBB.
3. Pasukan Indonesia tetap tinggal di Irian Barat yang berstatus di bawah UNTEA.
4. Angkatan Perang Belanda dan pegawai sipilnya berangsur-angsur dipulangkan dan harus selesai paling lambat 11 Mei 1963.
5. Bendera Indonesia mulai berkibar 31 Desember 1962 di samping bendera PBB.
6. Pemerintah RI menerima pemerintahan di Irian Barat pada tanggal 1 Mei 1963.
7. Pada tahun 1969 diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).
 Sebagai tindak lanjut dari Persetujuan New York, Sekjen PBB menunjuk Rolsz Bennet dari Guatemala sebagai Gubernur UNTEA merangkap wakil Sekjen PBB di Irian Barat. Berdasar Persetujuan New York tahun 1962, di Irian Barat diselenggarakan “act of free choice” atau Penentuan Pendapat Rakyat (pepera). Dewan Musyawarah Pepera dengan suara bulat memutuskan bahwa Irian Barat tetap merupakan bagian dari Republik Indonesia.









Kesimpulan
Ø  Upaya penyelesaian Irian Barat dimulai sejak tahun 1950. Pada awalnya
menempuh langkah diplomasi bilateral dan internasional, namun selalu
mengalami kegagalan.
Ø  Mengingat upaya diplomasi selalu mengalami kegagalan, maka pemerintah
RI menempuh cara konfrontasi baik konfrontasi ekonomi, politik, maupun
operasi militer.
Ø  Konflik antara Indonesia - Belanda mengenai masalah Irian Barat mencapai
titik temu dengan ditandatanganinya Perjanjian New York tanggal 15 Agustus
1962.
Ø  Akhir dari konflik pembebasan Irian Barat adalah diselenggarakannya
Pepera tahun 1969 yang menghasilkan keputusan bahwa rakyat Irian Barat
bergabung dengan NKRI.
Ø  Perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kembali Irian Barat sangat berat.
Oleh karena itu sebagai generasi muda, hendaknya menghargai jasa para
pahlawan dengan menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Ø  Gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang ingin memisahkan diri dari
NKRI sangat tidak sesuai dengan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 dan
UUD 1945. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah memberikan
otonomi khusus kepada rakyat Irian Jaya. Di samping itu juga perlu
meningkatkan nasionalisme dan perasaan bangga akan jati diri sebagai bagian
dari bangsa Indonesia.

Ø  Kebangsaan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan identitas suatu bangsa mulai dari semangat membela bangsa, sikap cinta akan tanah air hingga ideology yang hidup dalam suatu bangsa. Dalam kebangsaan terdapat semangat kebangsaan dan nilai-nilai kebangsaan yang baik dan  berharga. Sikap kebangsaan dan wawasan kebangsaan pasti dimiliki oleh setiap orang dalam perasaan atau pikiran, paling tidak di dalam hati nuraninya. Secara realitas, rasa kebangsaan itu seperti sesuatu yang dapat dirasakan tetapi sulit dipahami. Namun ada getaran atau resonansi dan  pikiran ketika rasa kebangsaan tersentuh. Rasa kebangsaan bisa timbul dan terpendam secara berbeda dari orang per orang dengan naluri kejuangannya masing-masing, tetapi bisa juga timbul dalam kelompok yang berpotensi dasyat luar biasa kekuatannya. Sikap kebangsaan di setiap  Negara belum tentu sama bahkan sikap kebangsaan dalam satu Negara saja terkadang berubah secara perlahan seiring berjalannya waktu. Rasa kebangsanaan adalah kesadaran berbangsa, yakni rasa yang lahir secara alamiah karena adanya kebersamaan sosial yang tumbuh dari kebudayaan, sejarah, dan aspirasi perjuangan masa lampau, serta kebersamaan dalam menghadapi tantangan sejarah masa kini. Dinamisasi rasa kebangsaan ini dalam mencapai cita-cita bangsa berkembang menjadi wawasan kebangsaan, yakni pikiran-pikiran yang bersifat nasional dimana suatu bangsa memiliki cita-cita kehidupan dan tujuan nasional yang jelas. Berdasarkan rasa dan paham kebangsaan itu, timbul semangat kebangsaan atau semangat patriotisme. Rasa kebangsaan bukan monopoli suatu bangsa, tetapi ia merupakan perekat yang mempersatukan dan memberi dasar keberadaan

Rabu, 23 Maret 2016

Makalah Bahaya Narkoba bagi Remaja dan Pelajar

Edit Posted by with No comments

DAFTAR ISI
 
HALAMAN JUDUL ……………………………..…………………..…………….      i
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………     ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………..      iii
BAB I         PENDAHULUAN ……………………………………………………..     1
  * Wacana Pembuka ………………………………………………………………      1
  * Perumusan masalah ……………………………………………………………      2
  * Tujuan ………………………………………………………………………….      2
  * Manfaat ………………………………………………………………….      3
BAB II       NARKOBA …………….………………………………………………      4
  * Pengertian Narkoba …………………………………………………………….      4
  * Penyebaran ……………………..………………………………………………      6
  * Efek Narkoba ………………………………………………………………..…      7
  * Jenis-jenis Narkoba  …………………………………………………………….      8
  * Faktor Penyalahgunaan Narkoba ………………………………………………      10
  * Manfaat Narkoba ………………………………………………………………      11
BAB III      PENUTUP ……………………………………………..……………….     13
  * Simpulan …………………………………………………………………….      13
  * Saran ………………………………………..………………………………      14
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………      15
BAB I
PENDAHULIAN
1.    WACANA PEMBUKA
Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Di antara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euphoria (rasa gembira) yang berlebihan, serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu.
Efek negatif secara umum adalah bila sudah menghisap maka pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir. Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya. Selain diklaim sebagai pereda rasa sakit, dan pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker), banyak juga pihak yang menyatakan adanya lonjakan kreatifitas dalam berfikir serta dalam berkarya (terutama pada para seniman dan musisi.
Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreatifitas), juga di pengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu kreatifitas adalah hasil silangan modern “Cannabis indica” yang berasal dari India dengan “Cannabis sativa” dari Barat, dimana jenis Marijuana silangan inilah yang merupakan tipe yang tumbuh di Indonesia.
Efek yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu, dimana dalam golongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yang menjadi aktif, terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan Methamphetamin). Marijuana, hingga detik ini, tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa, dimana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol, yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu.
2.    PERUMUSAN MASALAH
  * Apa  pengertian  dari  narkoba?
  * Bagaimana penyebaran narkoba di masyarakat?
  * Efek apa yang disebabkan oleh narkoba?
  * Apa  saja  jenis-jenis narkoba?
3.    TUJUAN
  * Untuk  mengetahui  apa itu narkoba.
  * Untuk  mengetahui  bagaimana penyebaran narkoba di kalangan masyarakat.
  * Untuk mengetahui efek dari narkoba.
  * Untuk  mengetahui  jenis-jenis  narkoba.
4.    MANFAAT
  * Mengetahui  seberapa bahayanya jika mengkonsumsi narkoba.
  * Efek-efek apa saja jika menggunakan narkoba.
  * Mengetahui apa sebenarnya guna narkoba.
BAB  II
NARKOBA
1.    PENGERTIAN NARKOBA
Narkoba dan Napza Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat berbahaya. Napza adalah singkatan dari Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Nikotik secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang artinya ‘kelenger’, merujuk pada sesuatu yang bisa membuat seseorang tak sadarkan diri (fly), sedangkan dalam bahasa Inggris narcotic lebih mengarah ke obat yang membuat penggunanya kecanduan.
Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 22, tahun 1997 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Seiring berjalannya waktu keberadaan narkoba bukan hanya sebagai penyembuh namun justru menghancurkan. Awalnya narkoba masih digunakan sesekali dalam dosis kecil dan tentu saja dampaknya tak terlalu berarti. Namun perubahan jaman dan mobilitas kehidupan membuat narkoba menjadi bagian dari gaya hidup, dari yang tadinya hanya sekedar perangkat medis, kini narkoba mulai tenar digaungkan sebagai dewa dunia, penghilang rasa sakit.
Alkohol adalah minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan distilasi atau fermentasi tanpa distilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak, maupun yang diproses dengan cara
mencampur konsentrat dengan etanol atau dengan cara pengenceran minuman yang mengandung etanol.
Yang dimaksud dengan narkotika meliputi :
 Golongan Opiat : heroin, morfin, madat, dan lain-lain. Golongan Kanabis : ganja, hashish.
Golongan Koka : kokain, crack.
Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Zat Adiktif Lainnya adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika menurut Undang-undang Nomor 5 tahun 1997 meliputi ectasy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/obat tidur, obat anti depresi dan anti psikosis. Zat psikotropika yang sering disalahgunakan (menurut WHO 1992) adalah :
  * Alkohol : Semua minuman beralkohol yang mengandung etanol (Etil alkohol).
  * Opioida : heroin, morfin, pethidin, candu.
  * Kanabinoida : Ganja, hashish.
  * Sedativa/hipnotika : obat penenang/obat tidur.
  * Kokain : daun koka, serbuk kokain, crack.
Stimulansia lain, termasuk kafein, ectasy, dan shabu-shabu. Halusinogenika, LSD,mushroom, mescalin.
Tembakau (mengandung nikotin). Pelarut yang mudah menguap seperti aseton dan lem. Multipel (kombinasi) dan lain-lain, misalnya kombinasi heroin dan shabu-shabu, alkohol dan obat tidur. Zat adiktif lain termasuk inhalansia (aseton, thinner cat, lem, nikotin, kafein).
2.    PENYEBARAN
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.
3.    EFEK  NARKOBA
Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD

Stimulation, efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu
Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.
Adiktif, Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak, contohnya ganja, heroin , putaw. Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ
 dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian.
Psilocin, sebuah obat halusinogen yang diperoleh dari jamur (Psilocybe mexicana). Efek yang timbul seperti dilatasi pupil, kegelisahan atau gejolak, euforia, terbuka dan mata tertutup visual (menengah umum pada dosis tinggi), sinestesia (mis. pendengaran melihat warna dan suara), meningkat suhu tubuh, sakit kepala, berkeringat dan menggigil, dan mual.
sabu-sabu, adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik. Dipasarkan untuk kasus parah gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian. Efek fisik dapat mencakup anoreksia, hiperaktif, pupil melebar, kemerahan, kegelisahan, mulut kering, sakit kepala, takikardia, Bradycardia, tachypnea, hipertensi, hipotensi, hipertermia, diaphoresis, diare, sembelit, penglihatan kabur, pusing, berkedut, insomnia, kesemutan, jantung berdebar , aritmia, jerawat, pucat, kejang-kejang, serangan jantung, stroke, dan kematian dapat terjad
4.    JENIS-JENIS NARKOBA
Adapun jenis-jenis narkoba, yaitu :
   a. Heroin
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin
 (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.Heroin
 atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
   b. Ganja
Ganja
 (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya,tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia
 (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja
 menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.
   c. Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang menyebabkan pengaruh bagi pengguannya. Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat , halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang menyebabkan efek ketergantungan bagi pemakainya.
5.    FAKTOR PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Penyalahgunaan narkoba ada beberapa faktor  yaitu:
1. Lingkungan sosial
  * Motif ingin tahu: di masa remaja seseoraang lazim mempunyai rasa ingin lalu setelah itu ingin mencobanya. misalnya dengan mengenal narkotika, psykotropika maupun minuman keras atau bahan berbahaya lainnya.
  * Adanya kesempatan: karena orang tua sibuk dengan kegiatannya masing-masing, mungkin juga karena kurangnya rasa kasih saying dari keluarga ataupun karena akibat dari broken home.
  * Sarana dan prasarana: karena orang tua berlebihan memberikan fasilitas dan uang yang berlebihan, merupakan sebuah pemicu untuk menyalahgunakan uang tersebut untuk membeli narkotika untuk memuaskan rasa keingintahuan mereka.
2. Kepribadian
  * Rendah diri : perasaan rendah diri di dalam pergaulan di masayarakat ataupun di lingkungan sekolah, kerja dsb, mereka mengatasi masalah tersebut dengan cara menyalahgunakan narkotik, psykotropika maupun minuman keras yang dilakukan untuk menutupi kekurangan mereka tersebut sehingga mereka memperoleh apa yang diinginkan seperti lebih aktif dan berani
  * Emosional dan mental : Pada masa-masa ini biasanya mereka ingin lepas dari segala aturan-aturan dari orang tua mereka. Dan akhirnya sebagai tempat pelarian yaitu dengan menggunakan narkotik, psikotropika dan minuman keras lainnya. Lemahnya mental seseorang akan lebih mudah dipengaruhi oleh perbuatan-perbuatan negatif yang akhirnya menjurus ke arah penggunaan narkotik, psikotropika dan minuman keras lainnya.
6.    MANFAAT NARKOBA
Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.
Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.
Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.
Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.
Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.
Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.
Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk. Kata “morfin” berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.
       Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.
 
BAB III
PENUTUP
 
1.    KESIMPULAN
Narkoba adalah obat obatan terlarang yang jika dikonsumsi mengakibatkan kecanduan dan  jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat launorgan
 dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian.
Narkoba pun ada berbagai jenis seperti: heroin, ganja, putaw, kokain, sabu-sabu,dan alkoholpun termasuk dalam golongan narkoba.
Manfaat yang dirasakan hanyalah sesaat. Tapi mudhorotnya jelas banyak sekali. Banyak organ tubuh menjadi rusak. palagi bila pakai obat bius. Dalah-salah pada saat operasi (karena suatu kejadian) bakal tak mampu lagi bius bagi para penggunanya. Yang pasti biaya untuk bisa mengkonsumsi barang-barang haram itu, sangatlah mahal. Salah-salah bisa masuk bui, kalau ketangkep aparat.
2.    SARAN
Diharapkan setelah penulis menyusun makalah ini masyarakat sadar akan bahayanya mengkonsumsi narkoba dan menyalah gunakan narkoba.
Karena jika salah seorang sudah menggunakan narkoba dan kecanduan, orang tersebut akan mengalami jantung yang berdebar-debar, mering menguap, mengeluarkan air mata berlebihan, mengeluarkan keringat berlebihan, mengalami nyeri kepala, mengalami nyeri/nilu sendi-sendi.

Senin, 14 Maret 2016

Contoh Makalah Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar

Edit Posted by with No comments

*Contoh Makalah
* - *Makalah* adalah salah satu artikel utama dari blog contoh artikel ini oleh karena itu banyak artikel pada blog ini yang membahas tentang makalah baik itu contoh kata pengantar makalah, contoh pendahuluan makalah sampai contoh cover makalah dan lain - lain, silahkan anda menuju kategori makalah dan pidato untuk kumpulan artikel tentang makalah. Untuk panduan dalam membuat makalah silahkan baca di cara membuat makalah
 
*Makalah bahasa indonesia* sebenarnya sudah saya posting di artikel sebelumnya hanya saja tema dari makalah tersebut yaitu tentang pendidikan karakter, silahkan baca di makalah tentang pendidikan karakter
 dan berbeda dengan makalah tersebut, pada contoh makalah bahasa indonesia kali ini saya mengangkat tema tentang kedudukan bahasa indonesia serta peran bahasa indonesia dalam membangun bangsa.
Contoh MakalahDAFTAR ISIPendahuluan............................................................................2Latar  Belakang.......................................................................2Rumusan Masalah....................................................................3Tujuan Pembahasan.................................................................3Pembahasan.........................................................................4Keadaan Bahasa Indonesia di Indonesia..................................4Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia…….....................5Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan.........................8Peran Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi...................................10Penutup...................................................................................13Simpulan.............................................................................13Daftar Pustaka................................................................14BAB IPENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANG
       Negara Indonesia adalah negara berkembang didunia yang terdiri dari ribuan pulau, memiliki keanekaragaman budaya, suku, ras dan agama. Sebagai negara yang mejemuk dan banyak memiliki perbedaan, menjadi kelebihan dan juga sekaligus kelemahan yang jika perbedaan tersebut dikedepankan
       Dari letak geografis, posisi wilayah negara Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudra. Terletak antara benua Asia dan benua Australia serta antara samudra Hindia dan samudra Pasifik. Letak yang sangat strategis karena merupakan sebagai persimpangan lalu lintas dunia dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi Indonesia itu sendiri

       Selain letak wilayahnya yang strategis, Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang melimpah yang terbentang dari darat sampai laut yang semua itu tidak dimiliki oleh negara lain dan keadaan tersebut memiliki potensi munculnya masalah terutama permasalahan sengketa wilayah laut antar negara tetangga

       Dari beberapa keadaan diatas, Indonesia memiliki potensi konflik yang tinggi baik itu konflik yang bersifat eksternal maupun internal, dan disinilah perlu adanya satu kesamaan yang bisa mempersatukan indonesia tanpa mengedepankan perbedaan untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan setia untuk mempertahankan indonesia dari ancaman-ancaman negara luar dalam bentuk apapun1.2. RUMUSAN MASALAH
       Berdasarkan uraian diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikutBagaimana keadaan bangsa Indonesia saat iniMengapa bahasa Indonesia penting dalam membangun bangsa?Bagaimana bahasa Indonesia dapat membantu membangun bangsa ini?1.3. TUJUAN PEMBAHASAN

Diharapkan mahasiswa mengerti akan keadaan bangsa Indonesia saat iniDiharapkan mahasiswa dapat turut serta dalam membangun bangsa ini dengan mencintai budaya sendiri dan mengedepankan persamaanBAB IIPEMBAHASAN2.1. KEADAAN BAHASA INDONESIA DI INDONESIA
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak lupa akan sejarah bangsanya
jika kita menoleh kebelakang bagaimana bahasa menjadi alat pemersatu bangsa yang mampu mengedepankan 
persamaan dan mengesampingkan perbedaan

Pada saat ini bahasa indonesia sudah menjadi bahasa pengantar dalam dunia pendidikan dan berbagai 
kegiatan kenegaraan akan tetapi pada kehidupan sehari-hari di beberapa lapisan masyarakat masih 
menggunakan bahasa daerah dan sebaliknya di beberapa lapisan masyarakat yang lain,menggunakan 
bahasa asing dianggap memiliki tingkatan level dan prestisius yang lebih tinggi jika dibandingkan 
menggunakan bahasa Indonesia2.2. KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

       Jika dilihat dari kedudukannya, bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia adalah bahasa budaya dan bahasa ilmu. Keenam kedudukan ini mempunyai fungsi yang berbeda, meskipun pada prakteknya bisa saja muncul secara bersama-sama dalam satu peristiwa, atau hanya muncul satu atau dua fungsi saja.

       Dalam hubungannya sebagai alat pemersatu suku dan budaya yang memiliki latar belakang yang berbeda, bahasa Indonesia justru dapat menselaraskan hidup sebagai bangsa yang satu tanpa meinggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya. Bahkan, dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuani, kepentingan nasional diposisikan jauh di atas kepentingan daerah dan golongan

       Latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda-beda berpotensi sebagai penghambat hubungan antar daerah dan antar budaya. Tetapi, melalui bahasa Indonesia, etnis yang satu bisa berhubungan dengan etnis yang lain sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Apa pun latar belakang etnisnya, kita dapat bepergian ke pelosok tanah air dengan memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi

       Kenyataan ini berperan penting dalam penyebarluasan bahasa Indonesia dalam fungsinya sebagai alat perhubungan antar daerah dan antarbudaya. Semuanya terjadi karena semakin baiknya sarana perhubungan, bertambah banyaknya jumlah perkawinan antar suku, dan bertambah banyaknya perpindahan pegawai negeri atau swasta dari satu daerah ke daerah yang lain

       Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dikenal sejak 17 Agustus 1945 ketika bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya kebangsaan, dan dari bahasa nasional ini, Indonesia menyatakan harga diri dan nilai-nilai budaya yang dapat dijadikan pegangan hidup dan sebagai lambang identitas nasional

       Dengan di berlakukannyanya Undang-undang Dasar 1945, kedudukan bahasa Indonesia bertambah sebagai bahasa resmi. Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia digunakan dalam  upacara, peristiwa, dan kegiatan kenegaraan, baik secara lisan maupun tulis. Pidato-pidato kenegaraan ditulis dan diucapkan dengan bahasa Indonesia

       Penulisan dan penerjemahan buku-buku teks serta penyajian pelajaran di lembaga-lembaga pendidikan untuk masyarakat umum dilakukan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Dengan demikian, masyarakat Indonesia tidak lagi bergantung kepada bahasa-bahasa asing (bahasa sumber). Pada tahap ini, bahasa Indonesia bertambah perannya sebagai bahasa ilmu.
2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN

       Untuk dapat meminimalisir adanya gejolak yang mengancam kerukunan dan kesatuan bangsa, bahasa Indonesia adalah sebagai alat pemersatu untuk menjaga stabilitas nasional sehingga tercipta masyarakat yang kondusif yang pada akhirnya mempercepat proses pembangunan di berbagai bidang di seluruh wilayah nusantara
       Proses pembangunan yang terfokus hanya dapat terwujud jika suatu bangsa dan masyarakatnya hidup dalam suana damai dan rukun dan bahasa Indonesia telah menjalankan perannya untuk menjaga stabilitas nasional yang merupakan syarat untuk mempercepat proses pembangunan dan dalam hal ini bahasa ini turut berperan dalam membangun Indonesia baik dari aspek manusianya maupun pembangunan infrastrukturnya

       Dalam rangka memperkuat peran bahasa Indonesia dalam pembangunan maka dibutuhkan pengembangan bahasa Indonesia itu sendiri. Bergulirnya era globalisasi yang mempengaruhi semua aspek kehidupan baik itu budaya, ilmu dan teknologi membawa pengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Luas wilayah dan bentuk negara kepulauan yang dipisahkan oleh laut dan memiliki latar belakang bahasa daerah masing-masing sangat memungkinkan terjadinya perubahan kosa kata dan dialek di tiap-tiap daerah . Untuk menjaga keutuhan bahasa Indonesia, komunikasi yang intensif antar daerah harus dioptimalkan.2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

       Dalam proses perjalanan suatu bangsa, pastilah akan melakukan suatu hubungan dengan bangsa lain dan tidak terkecuali bangsa Indonesia yang mana semakin hari hubungan yang terjadi antar bangsa-bangsa di dunia menjadi semakin intens sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang menciptakan hubungan antar berbagai negara semakin meluas

       Di era globalisasi ini, peran bahasa Indonesia perlu digalakkan oleh setiap warga negara. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia tidak terbawa oleh pengaruh dan budaya asing yang tidak sesuai dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia. Pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa hanya akan mengikis identitas bangsa indonesia dan salah satunya adalah bahasa Indonesia

       Pertukaran informasi yang sangat luas yang terjadi di era globalisasi seperti sekarang ini sangat rentan terhadap pergeseran nilai budaya dan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghindari pergeseran nilai budaya adalah dengan kesadaran dan setia terhadap budaya asli bangsa indonesia yang salah satunya adalah bahasa indonesia

       Sikap kesetiaan berbahasa Indonesia tercermin jika bangsa Indonesia lebih suka memakai bahasa Indonesia daripada bahasa asing namun tetap terbuka dengan budaya asing dengan memahami batasan-batasan yang tidak bertentangan dengan norma, etika, dan budaya sendiri. Bangsa Indonesia tidak mungkin menutup diri dari hubungan internasional. Oleh karena itu, bisa membedakan mana pengaruh positif dan mana pengaruh yang negatif adalah suatu keharusan.

       Sikap positif dengan menunjukkan rasa cinta kepada bahasa, tanah air, dan memahami identitas bangsa adalah perisai untuk tetap eksis dalam era globalisasi tanpa harus merendahkan dan bersikap kaku terhadap budaya bangsa lainBAB IIIPENUTUPKESIMPULAN

       Secara formal bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Selain memiliki peran penting di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Dengan demikian bahasa Indoensia dan juga bahasa daerah memiliki peran penting di dalam memajukan pembangunan masyarakat di dalam berbagai aspek kehidupan.DAFTAR PUSTAKA
Karena ini hanyalah sebagai contoh makalah maka untuk daftar pustaka tidak saya sertakan namun pada intinya daftar pustaka adalah sumber bahan/referensi yang anda jadikan rujukan dalam pembuatan makalah tersebut, misalnya anda mendapatkan sumber dari internet seperti wikipedia maka anda masukkan alamat/link dari sumber rujukan tersebut dan sebaiknya sumber referensi berasal dari banyak sumber yang kompeten dan obyektif tentunya

Contoh Makalah Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar

Edit Posted by with No comments

*Contoh Makalah
* - *Makalah* adalah salah satu artikel utama dari blog contoh artikel ini oleh karena itu banyak artikel pada blog ini yang membahas tentang makalah baik itu contoh kata pengantar makalah, contoh pendahuluan makalah sampai contoh cover makalah dan lain - lain, silahkan anda menuju kategori makalah dan pidato untuk kumpulan artikel tentang makalah. Untuk panduan dalam membuat makalah silahkan baca di cara membuat makalah
 
*Makalah bahasa indonesia* sebenarnya sudah saya posting di artikel sebelumnya hanya saja tema dari makalah tersebut yaitu tentang pendidikan karakter, silahkan baca di makalah tentang pendidikan karakter
 dan berbeda dengan makalah tersebut, pada contoh makalah bahasa indonesia kali ini saya mengangkat tema tentang kedudukan bahasa indonesia serta peran bahasa indonesia dalam membangun bangsa.
Contoh MakalahDAFTAR ISIPendahuluan............................................................................2Latar  Belakang.......................................................................2Rumusan Masalah....................................................................3Tujuan Pembahasan.................................................................3Pembahasan.........................................................................4Keadaan Bahasa Indonesia di Indonesia..................................4Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia…….....................5Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan.........................8Peran Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi...................................10Penutup...................................................................................13Simpulan.............................................................................13Daftar Pustaka................................................................14BAB IPENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANG
       Negara Indonesia adalah negara berkembang didunia yang terdiri dari ribuan pulau, memiliki keanekaragaman budaya, suku, ras dan agama. Sebagai negara yang mejemuk dan banyak memiliki perbedaan, menjadi kelebihan dan juga sekaligus kelemahan yang jika perbedaan tersebut dikedepankan
       Dari letak geografis, posisi wilayah negara Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudra. Terletak antara benua Asia dan benua Australia serta antara samudra Hindia dan samudra Pasifik. Letak yang sangat strategis karena merupakan sebagai persimpangan lalu lintas dunia dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi Indonesia itu sendiri

       Selain letak wilayahnya yang strategis, Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang melimpah yang terbentang dari darat sampai laut yang semua itu tidak dimiliki oleh negara lain dan keadaan tersebut memiliki potensi munculnya masalah terutama permasalahan sengketa wilayah laut antar negara tetangga

       Dari beberapa keadaan diatas, Indonesia memiliki potensi konflik yang tinggi baik itu konflik yang bersifat eksternal maupun internal, dan disinilah perlu adanya satu kesamaan yang bisa mempersatukan indonesia tanpa mengedepankan perbedaan untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan setia untuk mempertahankan indonesia dari ancaman-ancaman negara luar dalam bentuk apapun1.2. RUMUSAN MASALAH
       Berdasarkan uraian diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikutBagaimana keadaan bangsa Indonesia saat iniMengapa bahasa Indonesia penting dalam membangun bangsa?Bagaimana bahasa Indonesia dapat membantu membangun bangsa ini?1.3. TUJUAN PEMBAHASAN

Diharapkan mahasiswa mengerti akan keadaan bangsa Indonesia saat iniDiharapkan mahasiswa dapat turut serta dalam membangun bangsa ini dengan mencintai budaya sendiri dan mengedepankan persamaanBAB IIPEMBAHASAN2.1. KEADAAN BAHASA INDONESIA DI INDONESIA
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak lupa akan sejarah bangsanya
jika kita menoleh kebelakang bagaimana bahasa menjadi alat pemersatu bangsa yang mampu mengedepankan 
persamaan dan mengesampingkan perbedaan

Pada saat ini bahasa indonesia sudah menjadi bahasa pengantar dalam dunia pendidikan dan berbagai 
kegiatan kenegaraan akan tetapi pada kehidupan sehari-hari di beberapa lapisan masyarakat masih 
menggunakan bahasa daerah dan sebaliknya di beberapa lapisan masyarakat yang lain,menggunakan 
bahasa asing dianggap memiliki tingkatan level dan prestisius yang lebih tinggi jika dibandingkan 
menggunakan bahasa Indonesia2.2. KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

       Jika dilihat dari kedudukannya, bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia adalah bahasa budaya dan bahasa ilmu. Keenam kedudukan ini mempunyai fungsi yang berbeda, meskipun pada prakteknya bisa saja muncul secara bersama-sama dalam satu peristiwa, atau hanya muncul satu atau dua fungsi saja.

       Dalam hubungannya sebagai alat pemersatu suku dan budaya yang memiliki latar belakang yang berbeda, bahasa Indonesia justru dapat menselaraskan hidup sebagai bangsa yang satu tanpa meinggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya. Bahkan, dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuani, kepentingan nasional diposisikan jauh di atas kepentingan daerah dan golongan

       Latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda-beda berpotensi sebagai penghambat hubungan antar daerah dan antar budaya. Tetapi, melalui bahasa Indonesia, etnis yang satu bisa berhubungan dengan etnis yang lain sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Apa pun latar belakang etnisnya, kita dapat bepergian ke pelosok tanah air dengan memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi

       Kenyataan ini berperan penting dalam penyebarluasan bahasa Indonesia dalam fungsinya sebagai alat perhubungan antar daerah dan antarbudaya. Semuanya terjadi karena semakin baiknya sarana perhubungan, bertambah banyaknya jumlah perkawinan antar suku, dan bertambah banyaknya perpindahan pegawai negeri atau swasta dari satu daerah ke daerah yang lain

       Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dikenal sejak 17 Agustus 1945 ketika bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya kebangsaan, dan dari bahasa nasional ini, Indonesia menyatakan harga diri dan nilai-nilai budaya yang dapat dijadikan pegangan hidup dan sebagai lambang identitas nasional

       Dengan di berlakukannyanya Undang-undang Dasar 1945, kedudukan bahasa Indonesia bertambah sebagai bahasa resmi. Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia digunakan dalam  upacara, peristiwa, dan kegiatan kenegaraan, baik secara lisan maupun tulis. Pidato-pidato kenegaraan ditulis dan diucapkan dengan bahasa Indonesia

       Penulisan dan penerjemahan buku-buku teks serta penyajian pelajaran di lembaga-lembaga pendidikan untuk masyarakat umum dilakukan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Dengan demikian, masyarakat Indonesia tidak lagi bergantung kepada bahasa-bahasa asing (bahasa sumber). Pada tahap ini, bahasa Indonesia bertambah perannya sebagai bahasa ilmu.
2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN

       Untuk dapat meminimalisir adanya gejolak yang mengancam kerukunan dan kesatuan bangsa, bahasa Indonesia adalah sebagai alat pemersatu untuk menjaga stabilitas nasional sehingga tercipta masyarakat yang kondusif yang pada akhirnya mempercepat proses pembangunan di berbagai bidang di seluruh wilayah nusantara
       Proses pembangunan yang terfokus hanya dapat terwujud jika suatu bangsa dan masyarakatnya hidup dalam suana damai dan rukun dan bahasa Indonesia telah menjalankan perannya untuk menjaga stabilitas nasional yang merupakan syarat untuk mempercepat proses pembangunan dan dalam hal ini bahasa ini turut berperan dalam membangun Indonesia baik dari aspek manusianya maupun pembangunan infrastrukturnya

       Dalam rangka memperkuat peran bahasa Indonesia dalam pembangunan maka dibutuhkan pengembangan bahasa Indonesia itu sendiri. Bergulirnya era globalisasi yang mempengaruhi semua aspek kehidupan baik itu budaya, ilmu dan teknologi membawa pengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Luas wilayah dan bentuk negara kepulauan yang dipisahkan oleh laut dan memiliki latar belakang bahasa daerah masing-masing sangat memungkinkan terjadinya perubahan kosa kata dan dialek di tiap-tiap daerah . Untuk menjaga keutuhan bahasa Indonesia, komunikasi yang intensif antar daerah harus dioptimalkan.2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

       Dalam proses perjalanan suatu bangsa, pastilah akan melakukan suatu hubungan dengan bangsa lain dan tidak terkecuali bangsa Indonesia yang mana semakin hari hubungan yang terjadi antar bangsa-bangsa di dunia menjadi semakin intens sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang menciptakan hubungan antar berbagai negara semakin meluas

       Di era globalisasi ini, peran bahasa Indonesia perlu digalakkan oleh setiap warga negara. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia tidak terbawa oleh pengaruh dan budaya asing yang tidak sesuai dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia. Pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa hanya akan mengikis identitas bangsa indonesia dan salah satunya adalah bahasa Indonesia

       Pertukaran informasi yang sangat luas yang terjadi di era globalisasi seperti sekarang ini sangat rentan terhadap pergeseran nilai budaya dan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghindari pergeseran nilai budaya adalah dengan kesadaran dan setia terhadap budaya asli bangsa indonesia yang salah satunya adalah bahasa indonesia

       Sikap kesetiaan berbahasa Indonesia tercermin jika bangsa Indonesia lebih suka memakai bahasa Indonesia daripada bahasa asing namun tetap terbuka dengan budaya asing dengan memahami batasan-batasan yang tidak bertentangan dengan norma, etika, dan budaya sendiri. Bangsa Indonesia tidak mungkin menutup diri dari hubungan internasional. Oleh karena itu, bisa membedakan mana pengaruh positif dan mana pengaruh yang negatif adalah suatu keharusan.

       Sikap positif dengan menunjukkan rasa cinta kepada bahasa, tanah air, dan memahami identitas bangsa adalah perisai untuk tetap eksis dalam era globalisasi tanpa harus merendahkan dan bersikap kaku terhadap budaya bangsa lainBAB IIIPENUTUPKESIMPULAN

       Secara formal bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Selain memiliki peran penting di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Dengan demikian bahasa Indoensia dan juga bahasa daerah memiliki peran penting di dalam memajukan pembangunan masyarakat di dalam berbagai aspek kehidupan.DAFTAR PUSTAKA
Karena ini hanyalah sebagai contoh makalah maka untuk daftar pustaka tidak saya sertakan namun pada intinya daftar pustaka adalah sumber bahan/referensi yang anda jadikan rujukan dalam pembuatan makalah tersebut, misalnya anda mendapatkan sumber dari internet seperti wikipedia maka anda masukkan alamat/link dari sumber rujukan tersebut dan sebaiknya sumber referensi berasal dari banyak sumber yang kompeten dan obyektif tentunya

Minggu, 13 Maret 2016

Cerpen Cinta: Cinta Pertama (First Love)

Edit Posted by with 1 comment
Cinta Pertama (First Love)
Dan pada akhirnya pilihan yang memihak untuk menentukan langkah kedepan, aku tak penah mengerti apakah hanya takdir yang bisa mengubah ini menjadi nyata? semua hanyalah bayangan semu di benakku, bukan sekedar janji yang aku butuhkan namun kepastian. Segulir kata terakhir yang ku letakkan dalam sepucuk surat beramplop biru itu sebagai balasan atas suratnya yang lalu. Lima tahun sudah aku menunggunya, menunggu sebuah cinta dari cinta pertamaku. Tapi aku rasa ini hanya sia sia belaka dia malah asik dengan pasangannya tanpa memikirkan apa yang aku rasakan selama ini, mungkin pada akhirnya akulah yang harus mengalah dan membawa cinta ini sampai aku menutup mata.
Teringat olehku kenangan di masa lalu, saat aku memulai perjalanan cinta. Masih teringat jelas di benakku saat awal ku jumpa dengannya, pria berkulit kuning dan berkaos hitam itu mendekat ke arahku dan aku mendadak gugup karena itu adalah pertemuan pertamaku setelah setahun kami berkenalan. Aku tampak terlihat lebih gugup saat dia mengucapkan kalimat pertamanya “kamu cantik” jantungku semakin berdegup kencang, aku tak dapat berkata kata sedikit pun dan aku hanya diam dan memandanginya dari ujung kaki hingga ujung kepala. “so perfect” kataku dalam hati.
“Hey kamu dari mana?” tanyanya ramah. “Dari rumah mau les sih sebenernya hehe” balasku. “anak rajin, ya udah berangkat les sana, ntar telat loh” kata dia. “Aku berangkat dulu ya?”. “Hati hati cantik” katanya. Tiba tiba aku diam dan terbungkam astaga mimpi apa aku semalam, bisa bertemu dengan orang yang ku anggap sahabatku itu, kemudian aku mulai berjalan menuju arah tempat les. Di sepanjang jalan aku tak dapat berhenti memikirkannya, senyumannya selalu membuatku terbayang bayang, apa aku jatuh cinta padanya? tanyaku dalam hati
Sesampainya di tempat les lagi dan lagi aku tak dapat berkonsentrasi pikiranku selalu terarah pada cowok keren berkaos hitam itu yang biasa kupanggil Dino, cowok itu benar benar meracuni fikiranku. Sesampainya di rumah aku mencari handpone ku kulihat ada beberapa pesan disana, aku berharap pesan itu dari Dino dan ternyata benar pesan itu dari dia. Tak sadar aku sudah menggigit bantalku karena senang, padahal biasanya aku tak pernah seperti ini saat dikirimi pesan olehnya. Mungkin aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama olehnya.
Perlahan kupenjamkan mataku dan membuka pesan itu, kemudian ku buka perlahan lahan mataku dan membacanya kata demi kata
Tak dapat kuungkapkan saat pertama kali berjumpa denganmu
Senyumanmu terbayang di fikiranku
Terkagum aku melihat pesonamu
Mungkinkah aku mendapatkan dirimu?
From: Dino
Astaga!!! dia sms begitu, mimpi apa aku semalam, tapi kata terakhirnya “Mungkinkah aku mendapatkan dirimu?” apa maksutnya ya? apakah dia juga mempunyai rasa yang sama denganku? atau ini hanya sebuah kata kata yang biasa dia buat dan dikirimkan ke semua orang? mana mungkin dia menyukaiku, selama ini dia kan hanya menganggapku sebagai sahabatnya. Aku tak dapat berhenti memikirkannnya, perlahan aku mulai mengetik huruf demi huruf untuk membalas pesannya.
Maksudnya kata yang terakhir itu apa?
Tak beberapa lama kemudian dia membalas pesanku.
“gak maksud apa apa kok?”
From : Dino
Jantungku tiba tiba berenti sejenak, dugaanku benar, dia tak mungkin sayang padaku itu hanya kata kata biasa yang dikirim ke semua orang di kontak handponenya. Aku sudah tak mau membalasnya karena aku tak mau lebih patah hati sebelum aku mengatakan yang sebenarnya. Tapi tak beberapa lama kemudian ada sms masuk di handphoneku.
“Kamu selalu di hatiku selamanya”
From: Dino
Aku tak dapat berkata kata, apa maksud dari semua ini? apa dia hanya berpura pura agar aku merasa ke GR’an? entahlah aku kemudian perlahan membalas smsnya.
“Aku semakin gak ngerti sama kamu, bercandannya gak lucu ih”
Kataku sebal.
“Aku gak bercandaan, Nanda aku sayang kamu”
Ah,aku semakin heran dengannya. Aku rasa ini hanya sebuah taktik semata, mungkin dia hanya bercanda. Aku makin sebal dengannya yang suka bercanda dalam keadaanku yang seperti ini.
“Males ah bercandaan sama kamu, gak asik dan gak lucu tau”
Aku cukup lama menunggu balasannya, meskipun aku sebal dengannya tapi aku sangat berharap jika dia membalas pesanku. Dua jam kemudian dia mebalas pesanku.
“Huft, akhirnya dibales juga” gumamku dalam hati mataku sempat terbelak membaca pesannya
“kenapa sih kamu selalu nganggep semua hanya bercanda, percuma selama ini aku sayang kamu tapi kamunya selalu nganggep bercandaan, kamu gak pernah ngerti gimana rasanya jadi aku kalau kamu ngomong serius tapi selalu dianggep bercandaan. Mungkin memilikimu itu cuma mimpi, mimpi yang gak mungkin aku raih, makasih buat semuanya, jujur aku gak mau jadi sahabat kamu, aku gak sanggup denger curhatan dari orang yang bener bener aku sayang, aku gak sanggup denger kamu cerita tentang orang yang kamu sayang, ini bener bener nyakitin”
Aku membacanya perlahan, aku meneteskan air mata saat membacanya, aku benar benar wanita bodoh yang menyianyiakan orang yang menyayangiku. Hukum aku Tuhan kataku benar benar menyesal, aku tak sanggup lagi membaca pesan yang dikirimnya berkali kali itu. Sejak malam itu tak ada kabar lagi darinya, setiap hari aku menunggu pesan darinya tak jarang aku mengiriminya pesan tak tak ada satu pun yang mau dibalasnya.
Seminggu setelah itu aku mendengar dari temannya, bahwa dia telah berubah, dia menjadi anak yang tak karuan, apa yang tak kusuka dari seorang cowok dia lakukan. Rasa bersalah semakin menyelimutiku apalagi setelah mendengar bahwa dia sudah memiliki kekasih namun kekasihnya sudah dicap jelek oleh orang lain. Ya,Tuhan aku benar benar menyesal aku sayang dia dan benar benar menyayanginya, tapi tak mungkin dia mau memaafkan aku.
Kubaringkan diriku di atas tempat tidur mungil berseprai biru, aku menatap langit langit rumahku dan sejenak mebayangkan wajahnya saat pertama bertemu. Aku tak tau harus bagaimana untuk menyudahi semuanya, semuanya sudah terlambat, aku tak mungkin mengungkapkan perasaanku kepada seseorang yang sudah memiliki kekasih.
“Nanda” sapa temanku bernama Eka
“Iya, kenapa ka?”
“udah tau belum kalau Dino pacaran sama Gita?”
“udah” jawabku singkat
“Kok bisa sih Nda? bukannya dia sayangnya sama kamu ya?”
Jantungku berhenti berdetak dan terdiam membisu, perkataan Eka bagaikan sambaran petir di telingaku, aku hanya diam dan menundukkan kepala dan mencoba menahan air mataku.
“Kok diem sih, Nda?
“Hati orang mana ada yang tau, mungkin Gita emang cewek yang pantes buat dia” kataku sambil menghibur diriku sendiri.
“Gita bilang sama aku, Dino gak sayang sama dia?”
“apa?!” kataku kaget sembari senang
“Dia cuma sayang sama kamu, Nda?”
Perkaaan Eka menumbuhkan semangat baru dalam diriku, ku beranikan diriku untuk mengirim pesan pada Dino, perlahan lahan kuketik sms untuknya dan berharap dia masih mau mebalas pesanku.
“Dino…”
“Ini siapa?”
Aku tiba tiba diam dan melepaskan handphoneku dari genggamanku, dia ternyata benar benar melupakanku dan dia telah menghapus nomorku dari handponenya. Sudahlah, mungkin memang ini saat yang tepat untuk aku melupakannya.
Beberapa minggu kemudian,aku bertemu dengan temannya. Temannya bercerita banyak tentang Dino terhadapku dan satu hal yang mebuatku lagi dan lagi meneteskan air mata “selama ini tu, Dino Cuma jadiin kamu mainan, karena dia tau kamu suka sama dia”. Aku hanya bisa termenung, hari hari kuhabiskan dengan meratapi hilangnya hatiku. “serpihan hati ini, kupeluk erat akan kubawa sampai kumati, memendam rasa ini sendirian, ku tak tau mengapa aku tak bisa melupakanmu” selama ini hanya lagu itu yang kuputar terus menerus lagu yang menggambarkan perasaanku padanya, perasaan yang teramat dalam pada cinta pertamaku. tiitt handphoneku bordering tanda ada yang mengirimiku pesan, ternyata dari Andi sahabatt Dino yang menceritakan semuanya terhadapku.
“Nda?”
“Iya”
“Aku sayang sama kamu, kamu mau gak jadi pacarku?” sontak aku kaget dan spontan membalas
“Iya”
“Bener, Nda?”
“Beneran”
“Makasih, sayang”
Hubungan kami berjalan biasa seperti layaknya pasangan kekasih, tapi anehnya aku tak menyimpan rasa sedikit pun terhadapnya karena cintaku hanya untuk Dino. Saat aku berjalan dari sekolahku, aku melihat sekelompok anak sekolah sedang ramai di salah satu rumah teman sekelasku. Mataku seketika tertuju pada sosok cowok yang sangat kukenal, dia adalah Dino. Teman temannya memanggilku keras, tapi aku tak mempedulikannya karena Andi menyuruhku untuk tidak mendekati Dino lagi, karena itu hanya membuatku semakin patah hati. “Nanda!!!” teriak suara yang tak asing bagiku, ya itu suara Dino aku hafal suara itu. Aku sempat berhenti tapi Andi tiba tiba datang dan menyuruhku untuk pergi.
Tak beberapa lama setelah aku menjalin hubungan dengan Andi akhirnya aku memutuskan untuk tidak bersamanya lagi setelah mengetahui bahwa Andi ternyata membohongiku, semua cerita hanya rekayasa belaka. Suatu ketika aku bertemu dengan Eka, temanku sekaligus sahabat dari Dino.
“Nda, aku kesini cuma mau ngasih ini?”
“Ini apa Ka?”
“Ini titipan dari Dino, Nda” Eka memberiku sepucuk surat dan sebungkus hadiah berbungkus kertas kado berwarna biru sesuai dengan amplop surat yang berwarna biru itu.
Dear Nanda
Hay, Nda?
Gimana kabarmu baik kan? mungkin dengan datangnya surat ini pertanda bahwa aku sudah pergi untuk keluar kota untuk ikut dengan orangtuaku. Maaf gak izin sama kamu, handphoneku ilang, Nda. Aku udah tau semuanya dari Eka, makasih Nda kalau kamu juga punya perasaan sama aku. Aku akan selalu sayang sama kamu, sampai kapanpun, mungkin sampai tangan Tuhan mengambil nyawaku. Aku sudah tau kalau Andi itu bohongin kamu, aku mau coba jelasin dengan manggil kamu dulu itu, tapi kamunya udah disamperin sama Andi, aku gak enak sama dia jadinya. Apa yang dikatakan Andi itu gak bener, aku sayang sama kamu tulus dari hatiku terdalam. Suatu saat jika kita berjodoh Tuhan pasti akan mempertemukan kita kembali seperti Tuhan mempertemukan kita waktu kita pertama kenal. Aku percaya selagi Tuhan gak tidur, Tuhan akan mempersatukan cinta kita, Nda. Jangan sedih ya, Nanda sayang aku janji aku bakal kembali buat kamu. Kamu akan selalu menjadi yang special buat aku. You’re its my everything and i will always remember you because you’re my first love. You know? First love is never die, Love will be back if you believe it. I Love you.
From: You’re first love
Hanya surat itu yang menjadi kenangan bagiku, namun apa daya. Dia telah menjadi milik orang lain saat ini, mungkin aku hanya bisa menunggunya meskipun hati ini telah lelah menunggu. Janji hanyalah janji biarkan janji itu mati dimakan oleh kelamnya waktu.